Rabu, 03 Februari 2010

PUISI

Diam dan pejamkanlah matamu

Berhentilah memandang dunia

Yang membuat letih, dahaga

Kiranya, sadarkah kau untuk apa kau disana??

Diam dan pejamkanlah matamu

Dengarkan baik-baik bisikan hatimu

Jangan kau turuti nafsumu

Jika tidak, kau akan terbelenggu

Diam dan pejamkanlah matamu

Rasakanlah semilir sang bayu

Biarkan ia membelaimu

Dan dengarkanlah detak sang waktu

Sekarang, bukalah matamu

Hembuskan nafasmu

Keluarkan segala sampah yang ada dikepalamu,

Melalui hembusan nafasmu

Tetap bukalah matamu

Perhatikanlah sekelilingmu

Perlihatkanlah senyum terindahmu

Redamlah segala duka mu

Sekali lagi ku bertanya padamu

Sadarkah kau akan hakikat keberadaanmu

Jika kau belum juga tahu,…

setidaknya..Kini dunia tl’ah menjadi milikmu

Tidak ada komentar: