Diam dan pejamkanlah matamu
Berhentilah memandang dunia
Yang membuat letih, dahaga
Kiranya, sadarkah kau untuk apa kau disana??
Diam dan pejamkanlah matamu
Dengarkan baik-baik bisikan hatimu
Jangan kau turuti nafsumu
Jika tidak, kau akan terbelenggu
Diam dan pejamkanlah matamu
Rasakanlah semilir sang bayu
Biarkan ia membelaimu
Dan dengarkanlah detak sang waktu
Sekarang, bukalah matamu
Hembuskan nafasmu
Keluarkan segala sampah yang ada dikepalamu,
Melalui hembusan nafasmu
Tetap bukalah matamu
Perhatikanlah sekelilingmu
Perlihatkanlah senyum terindahmu
Redamlah segala duka mu
Sekali lagi ku bertanya padamu
Sadarkah kau akan hakikat keberadaanmu
Jika kau belum juga tahu,…
setidaknya..Kini dunia tl’ah menjadi milikmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar