Kau dan Ketakutanku

oleh : DM

Aku takut
pada dia, kau, ann serta orang-orang yang seringkali kau sebut
dalam prosa dan sajak-sajakmu.
Aku tak tahu siapa mereka,
tapi yang jelas nama-nama itu ada
dan lebih mengenalmu dari pada aku.

Aku tak bisa bayangkan
jika di sudut-sudut gubukmu
berkelebatan bayangannya ketika aku masuk kesana.

Aku juga takut
jika kelak dikeramian duniamu
kau akan memetik kuncup-kuncup mawar baru.

Mawar tak seperti benalu,
ia tak dapat hidup di atas tetumbuhan,
ia dapat hidup di lahan yang subur dan harus dirawat.
Ah, siapalah aku...
Sebenarnya aku tak harus memercikkan ketakutanku
Mawar - benalu, aku tak tahu.
Yang ku tahu ketika mengeja nama-nama itu anganku bertaut padamu

Kau bukanlah pemilik harum bungaku,
Tuhan memiliki mata yang tajam dengan
malaikatnya sedang mengawasi lakuku.

Aku pun tahu kau belum bisa menghirup nafasku.
ketakutanku tumbuh dalam rindu.

**************************************